Showing posts with label good to know. Show all posts
Showing posts with label good to know. Show all posts

Situs "drawMohammed.net" di bobol hacker

Menyusul gelombang penolakan dari umat muslim dalam grup Facebook mengenai lomba karikatur Nabi Muhammad dan diblokirnya jejaring sosial tersebut di beberapa negara Islam, situs pelaksana gerakan "menggambar nabi Muhammad" yang beberapa waktu terakhir ramai diberitakan, saat ini tidak bisa diakses.

Jika diklik, maka situs beralamat http://www.drawmohammed.com/ hanya akan tampil halaman berwarna hitam dengan beberapa tulisan.

Kabar yang beredar di dunia maya, pembobol tersebut berasal dari Turki. Ketika Anda membuka situs tersebut maka yang muncul adalah tulisan Cyber-Warrior TIM For ISLAM dengan lambang bulan dan bintang.

Sebagian kalimat yang ditulis oleh hacker tersebut mengatakan, "Masyarakat islam menghormati nabi Anda dan menyebutnya dengan sebutan suci Nabi Isa A.S. Namun, Anda tetap menghina Nabi dalam agama Islam dengan sebutan menjijikkan dan kartun menghina dengan alasan kebebasan berekspresi".

Atau, tulisan aslinya sebagai berikut : "While All Islam World regard with reverence to your prophet and address him as Hz. ISA A.S ( Christ ) ( putting a holy prefix in front of his name ), You keep abusing, Islam's almighty Prophet with disgusting and disgraceful cartoons using excuses of freedom of speech."

Diakhiri dengan tulisan Muhammad dalam bahasa Arab dan identitas negara Turkish serta beberapa kalimat yang ditulis dalam bahasa Turki.

Namun, anehnya sesaat setelah situs itu terbuka, maka pengunjung akan diperdengarkan potongan lagu dari grup nasyid yang berasal dari Malaysia, Raihan yang berjudul "Syukur".

Tentu saja hal itu menimbulkan penasaran dari para penggiat dunia maya. Sebagian menganggap, jika pembobol tersebut sebenarnya berasal dari Indonesia atau Malaysia dan menggunakan negara Turki untuk menghilangkan jejak.

Torquato Cardilli, Dubes Eropa pertama yang masuk Islam

Sekitar delapan tahun yang lalu, publik Italia dikejutkan oleh pengumuman seorang staf kedubesnya di Riyadh, Arab Saudi. Dubes mereka, Torquato Cardilli, menyatakan diri sebagai seorang Muslim. Sebelum Cardilli, sebenarnya sudah ada pejabat negara Eropa yang masuk Islam, yakni Dubes Jerman untuk Maroko, Murad Wilfried Hofmaan, dan Dubes Amerika Serikat untuk Fiji-Nauru-Tonga-Tuvalu, Osman Siddique. Namun, mereka ini masuk Islam sebelum menjabat dubes, sedangkan Cardilli masuk Islam saat menjabat sebagai duta besar.
Tak hanya publik Italia, masyarakat Muslim di negara-negara Eropa pun terkejut. Sejumlah media massa internasional saat itu memberitakan keislaman Cardilli. Stasiun televisi CNN dan kantor berita Reuters, misalnya, memberitakan bahwa Torquato Cardilli, seorang diplomat yang saat itu menjabat sebagai dubes Italia untuk Arab Saudi, mengungkapkan keputusannya untuk memeluk Islam kepada surat kabar Saudi. Pengakuan Cardilli tersebut disampaikan bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-59.
Dalam pemberitaan yang dilansir pada 26 November 2001, CNN dan Reuters menyebutkan, hal tersebut merupakan yang kedua kalinya terjadi dalam tujuh tahun terakhir, di mana seorang utusan pemerintahan Roma untuk Kerajaan Arab Saudi berpindah keyakinan ke agama Islam. Sebelumnya, rekan sejawat Cardilli yang juga pernah menjadi dubes Italia untuk Kerajaan Arab Saudi pada periode 1994-1995, Mario Scialoja, menyatakan masuk Islam. Scialoja kini menjabat sebagai ketua Pusat Kebudayaan Islam Italia.
Menurut CNN dan Reuters, Cardilli secara resmi masuk Islam pada 16 November 2001. Namun, kantor berita Arab News menyebutkan bahwa dubes Italia tersebut masuk Islam tepatnya pada 15 November 2001, sehari menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Kelas kajian Islam Sebelum masuk Islam, lelaki kelahiran L’Aquila, 24 November 1942, ini diketahui kerap mengikuti kelas-kelas kajian Islam yang diselenggarakan oleh The Batha Center, sebuah instansi yang menangani para calon mualaf. “Ia (Cardilli–Red) sering mengikuti kelas kajian Alquran dan studi mengenai kebudayaan Islam,” ujar Nouh bin Nasser, direktur The Batha Center, kepada kantor berita Prancis, AFP.
Di lembaga pembinaan mualaf tersebut, Cardilli mengungkapkan keinginannya untuk masuk Islam dan membaca dua kalimat syahadat di hadapan para pengurus dan anggota The Batha Center. “Di sana, ia membaca syahadat dengan fasih karena memang sudah dikenalnya sejak lama,” ujar dia. Nouh menjelaskan, Cardilli masuk Islam dengan keikhlasan dan kesadarannya tanpa paksaan dari pihak mana pun. “Tak ada paksaan sama sekali. Ia masuk Islam dengan kesadaran sendiri. Agama Islam tidak pernah memaksakan seseorang untuk memeluk Islam,” terangnya.
Nouh mengungkapkan bahwa rata-rata tiga hingga empat orang setiap harinya datang ke The Batha Center untuk menyampaikan keinginannya masuk Islam. Jumlah tersebut, menurut dia, meningkat hingga lima orang selama bulan Ramadhan. Arab News melaporkan, sebanyak 20 lembaga serupa juga beroperasi di Riyadh dan beberapa kota lainnya di wilayah Kerajaan Arab Saudi.

Nenek 94 Tahun Raih Gelar Diploma

Tak ada kata terlambat untuk belajar. Petuah ini sepertinya begitu dihayati Hazel Soares. Di usianya yang sudah 94 tahun, seorang nenek asal San Leandro ini meraih gelar diploma.

Soares merupakan satu dari sekitar 500 mahasiswa yang mengenakan toga saat wisuda penerima gelar diploma di Kampus Mills, salah satu sekolah seni di Oakland, California, pada Sabtu pagi, 15 Mei 2010.
"Saya memamg butuh waktu cukup lama untuk meraih gelar ini, karena saya sangat sibuk," kata Soares, seperti dikutip Associated Press, Senin, 17 Mei 2010. "Tapi, saya akhirnya bisa mendapatkannya dan saya merasa sangat bahagia."

Di tengah kebahagiaan yang diraihnya, Soares yakin dirinya menjadi orang tertua di dunia yang lulus dari kampus. Soares memiliki enam anak, 40 cucu, dan sejumlah cicit.

Berdasar catatan Guinnes Book of World Records, orang tertua pertama adalah Nila Ochs asal Kansas. Ia meraih gelar master dari Universitas Fort Hays State tiga tahun lalu, saat usianya menginjak 95 tahun.

Lahir di California pada 1915, Soares tak bisa langsung melanjutkan kuliah selepas lulus dari SMA karena kondisi ekonomi. Ia baru mendapat kesempatan mengejar mimpinya untuk kuliah setelah pensiun dari pekerjaannya sebagai suster dan event organizer.

Sebelum meraih gelar diploma, ia sempat menghabiskan waktu selama enam tahun mengambil pendidikan di Kampus Chabot di Hayward. Ia pindah ke Kampus Mills pada 2007. Dengan gelar yang diraihnya, ia berharap bisa menjadi pengajar di bidang seni. (mt)

Google Search Universal

Google perkenalkan fitur terbarunya dalam melakukan pencarian  cerdas di mesin pencariannya. “Search Universal” adalah nama Google untuk versi yang diperluas, agar mesin pencari dapat memberikan saran kepada pengguna, sebelum mereka meng-klik-nya.

Jadi jika Anda mengetik “30 + 24,” bahkan sebelum Anda menekan tombol ’search’ salah satu hasil menyarankan yang muncul akan berkata “30 + 24 = 54′,” tulis Google dalam blognya, dikutip dari TG Daily.
Saking ‘cerdasnya’ mesin pencari Google ini, jika pengguna mengetik nomor penerbangan, maka secara otomatis akan menuntun pelacak informasi penerbangan tersebut. Bahkan untuk mencari tingkat konversi? Tinggal mengetik “USD dalam pound.”

Kisah Nyata Bar'ah (Gadis berumur 10 Tahun yg Hapal al-Qur'an)

Ini adalah kisah gadis berumur 10 tahun yang bernama Bar`ah, orangtuanya dokter asal Mesir dan telah pindah ke Arab Saudi untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Pada usia ini, Bar `ah telah menghapal seluruh Al-Qur`an dengan tajwid, dia sangat cerdas. Gurunya mengatakan bahwa dia sangat maju untuk anak seusianya.

Keluarganya berkomitmen untuk Islam dan ajaran-ajarannya.

Suatu hari ibunya mulai merasa sakit perut yang parah dan setelah beberapa kali diperiksakan diketahuilah ibu bar'ah menderita kanker, dan kanker ini sudah dalam keadaan stadium akhir/kronis.

Ibu bar'ah berfikir untuk memberitahu putrinya, terutama jika suatu hari nanti ia terbangun dan menemukan ibunya tak lagi berada di sampingnya.

Inilah ucapan ibu bar'ah kepadanya, "Bar`ah, ibu akan pergi ke surga lebih dulu, tapi ibu ingin kamu selalu membaca Al-Qur`an dan menghapalkannya setiap hari, karena ia akan menjadi pelindungmu kelak."

Gadis kecil itu tidak terlalu mengerti apa yang ibunya berusaha beritahukan, tapi dia mulai merasakan perubahan keadaan ibunya, terutama ketika ibunya mulai dipindahkan ke rumah sakit untuk waktu yang lama.

Hari-hari selanjutnya jadi sangat berat bagi Bar'ah. Gadis kecil ini menggunakan waktu sepulang sekolahnya untuk menjenguk ibunya ke rumah sakit dan membaca al-Qur`an untuk ibunya hingga malam, sampai ayahnya datang dan membawanya pulang.

Suatu hari, pihak rumah sakit memberitahu ayah Bar'ah bahwa kondisi istrinya itu sangat buruk dan ia perlu datang secepatnya. Ayah bar'ah segera menjemput Bar`ah dari sekolah dan menuju ke rumah sakit.

Bisa dibayangkan bagaimana sedihnya hati sang ayah membayangkan jika anak gadisnya akan tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu.

Ketika mereka tiba di depan rumah sakit, sang ayah meminta Bar'ah untuk tinggal di mobil , agar dia tidak akan shock jika ibunya meninggal dunia.

Ayahnya keluar dari mobil dengan penuh air mata, ia menyeberang jalan dengan tergesa-gesa agar bisa segara sampai ke rumah sakit, tapi tiba-tiba datang sebuah mobil melaju kencang dan menabrak ayah Bar'ah dan ia meninggal seketika. Kejadian itu berlangsung di depan putrinya itu.



Biografi Singkat Dr. Ahmed Muhammed Tayeb, Syekh Azhar saat ini



Dr Ahmed Al-Tayeb lahir di Propinsi Qena, dari keluarga yang nasabnya dikaitkan dengan Imam Hassan bin Ali bin Abi Taleb. Dr Ahmed al-Tayeb lahir di Murasyadah Dasyna pada tahun 1946.

Belajar pendidikan Azhar dan lulus di Universitas Al-Azhar. Menerima gelar BA dari Fakultas Studi Islam di Divisi Agama dan Filsafat Islam di tahun 1969, dan ditunjuk sebagai dosen di Universitas. Menerima gelar master pada tahun 1971, dan Ph.D. dari Universitas Sorbonne, Perancis pada tahun 1977.


Setelah mendapatkan Ph.D, Dr Ahmed Al-Tayeb diperbantukan sebagai Dekan di Fakultas Studi Islam untuk mahasiswa putra di Qena, 27 Oktober 1990, kemudian ditugaskan sebagai Dekan Fakultas Studi Islam Putra di Aswan dengan tunjangan untuk dekan pada 15 November 1995. Juga ditunjuk sebagai Dekan Fakultas Teologi Universitas Islam Internasional di Pakistan 1999/2000.

Diangkat sebagai Mufti Republik untuk jangka waktu satu tahun pada tahun 2002 dan tahun berikutnya Al-Tayeb diangkat sebagai Rektor Universitas Al-Azhar pada tahun 2003. Selain itu, Al-Tayeb juga menjadi anggota Dewan Agung Syekh sufi dan ditunjuk sebagai Syekh Tarekah Ahmadiyah Khalwatiyah pengganti ayahnya, pendiri Tarekah Khalwatiyah di Aswan.

8 Pemuda Terhebat dalam Sejarah Internet Abad 19 dan 20

Ini di ambil dari Blog Cyber Kebumen. 8 pemuda yang dimaksud berpengaruh besar dalam perkembangan teknologi ini adalah:

Larry Page dan Sergey Brin

Siapa yang tidak kenal dengan kedua pemuda hebat dengan mesin pencari paling diandalkan dan paling banyak dipakai di seluruh dunia. Mereka membuat mesin pencari yang dinamakan Google pada tahun 1998 ketika mereka baru berusia 24 tahun. Tujuan pertama mereka hanya sebagai bahan untuk menyalurkan hobi koding mereka. Tetapi diluar dugaan Google menjadi mesin pencari nomor satu bersaing dengan Yahoo. Kemudian mereka memulai membuat kantor pertamanya di dalam garasi, dua orang ini mengilhami ribuan bahkan jutaan pemuda untuk mencari uang online. Larry dan Sergey kemudian menciptakan perusahaan senilai satu multi milyar dollar yang mengguncangkan Internet sehingga platform Google diakui di seluruh dunia. Siapa sih yang belum mengenal Google?

Jerry Yang dan David Filo

Dua pemuda ini menciptakan mesin pencari yang menjadi saingan paling dekat Google yaitu Yahoo! Mereka membuat Yahoo! sebagai hirarki web direktori yang kemudian pengunjung diluar dugaan mereka. Namanya saja web direktori jadi bukan 100% mesin pencari sehingga secara kelengkapan hasil pencarian akan lebih actual menggunakan Google. Tahun 1995 kedua orang ini menciptakan Yahoo! yang pada saat itu Jerry berusia 26 tahun dan David Filo 28 tahun. Kedua pemuda sukses ini sekarang mungkin sering muncul di majalah setelah Microsoft memberikan tawaran senilai US$44.6 milyar untuk mengambil alih Yahoo Inc

Joe Hewitt dan Blake Ross

Anda menggunakan browser Mozilla Firefox bukan? Pemuda hebat inilah yang membuatnya. Tahun 2003 menjadi tahun bersejarah bagi Blake Ross membuat Mozilla dalam berusia 19 tahun (berarti sama ya dengan saya hehehe). Mozilla tumbuh sangat pesat, menggoda pengguna Internet untuk memakai browser Mozilla Firefox yang lebih mudah dioperasikan dibandingkan kebanyakan aplikasi penjelajah web lainnya serta alasan kuat lainnya adalah lebih cepat memuat halaman website. Dengan mudah kita dapat menerapkan tips mempercepat koneksi internet dengan Add On yang open source.

Mark Zuckerberg

Pemuda ini mungkin sudah menjadi pemuda paling kaya sepanjang perjalanan web jejaring social Facebook! Alumni mahasiswa Harvard University. Dalam usia yang ke-19 tahun Mark menciptakan Facebook yang kini menjadi situs web jaringan sosial terbesar kedua setelah MySpace. Tak heran jika Komunitas Cyber Kebumen juga sudah membuat group di Facebook. Silahkan daftar menjadi member di Facebook. Atau baca sejarah Facebook di sini.